Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Wednesday, October 07, 2009

HEMAT LISTRIK BERSAMA, UNTUK MENGHINDARI PEMADAMAN BERGILIR

Denpasar- PT. PLN Regional Bali akan melakukan pemeliharaan (C-Inspection) terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) yang berada di Gilimanuk. Pemeliharan ini akan berlangsung mulai pukul 00.00 Wita pada tanggal 10 Oktober hingga 6 Desember 2009.

Dengan pemeliharaan PLTG Gilimanuk yang memiliki daya kapasitas 130 MW ini, akan berdampak kurangnya pasokan listrik di Bali. Menurut General Manager PT PLN Regional Bali, Bapak Arifuddin, "Bali memerlukan pasokan daya dengan beban puncak tercatat paling tinggi adalah 493 MW". Saat ini total daya mampu kelistrikan Bali sebesar 562 MW yang berasal dari tiga pembangkit yaitu PLTG Gilimanuk 130 MW, PLTG Pemaron 80 MW dan PLTG/G Pesanggaran 152 MW ditambah kabel laut dari Jawa 200 MW. Dengan adanya proses pemeliharaan PLTG Gilimanuk, pasokan Listrik hanya menjadi 432 MW. ini berarti jika beban puncak 493 MW, Bali kekurangan daya 61 MW.

Ariffudin menambahkan bahwa beban puncak (493 MW) tersebut adalah catatan tertinggi dari PLN, yang pada kenyataannya masyarakat sudah mulai untuk berhemat, sehingga beban puncak dari 493 MW dapat berkurang. Menyinggung masalah pemadaman listrik bergilir, beliau mengatakan masyarakat janganlah panik, janganlah terburu-buru untuk membeli Genset. PLN telah menerbitkan rencana pemadaman listrik bergilir mulai pukul 18.00 - 23.00 Wita, berikut area dengan pemadaman.

Pemadaman listrik ini akan dilakukan jika memang beban puncak kebutuhan listrik Bali tidak dicukupi oleh pembangkit pembangkit yang ada. "Kami optimis, PLN masih dapat memenuhi kebutuhan listrik di Bali, dengan dukungan masyarakat dan para pengusaha lokal, sehingga pemadaman tersebut dapat kami minimalisir", tambahnya.

Untuk menutupi defisit daya tersebut, dihimbau kepada seluruh pelanggan untuk hemat 100 Watt pada saat beban puncak (18.00-23.00 Wita). Hal ini setara dengan kita mematikan empat (4) titik lampu di rumah atau kantor kita. Jika 740.000 pelanggan PLN Bali melakukan hal ini maka berarti 74 MW akan dapat dihemat pada saat beban puncak.

Hal senada pun dihimbaukan kepada para pengusaha dan pengelola hotel serta bisnis pariwisata lainnya, yang notabene-nya menggunakan daya 30% dari kebutuhan listrik di Bali. Para pengelola dan juga pengusaha bisnis pariwisata di Bali, dihimbau untuk mengurangi aktifitas pada beban puncak. Dengan cara ini, para pengusaha dan pengelola bisnis pariwisata khususnya hotel turut pula membantu masyarakat kecil agar mereka masih dapat menikmati listrik tanpa harus terkena pemadaman bergilir.

Pemeliharaan PLTG Gilimanuk harus segera dilakukan, karena sudah tertunda akibat adanya gelaran pesta demokrasi. Jika tidak dilakukan segera, ditakutkan akan berdampak lebih buruk, yaitu Bali Blackout.

"Sekali lagi, jangan panik akan ada pemadaman bergilir. Mari kita sama-sama menghemat listrik. Dengan kita sama-sama melakukannya, berarti kita akan terus mendapatkan pasokan listrik yang cukup pada saat beban puncak, sehingga pemadaman itu tidak terjadi", tutup Arifuddin dalam Jumpa Pers pada hari Rabu, 7 September 2009 di Denpasar. (Prabunajwan)

No comments:

Post a Comment